Muhammad Rasulullah, Nama yang Paling Sering Disebut di Bumi

Duka dan  kesedihan melanda Rasulullah saw saat anak laki-lakinya wafat kembali keharibaan Allah, pencipta dan pemiliknya. Air mata bercucuran membasahi wajah Rasulullah sampai jelang dimakamkan. Orangtua mana yang tidak sedih, berduka dan menangisi saat kehilangan anaknya terlebih anak laki-laki yang sangat diharapkan dapat melanjutkan keturunannya.

Berita kematian anak laki-laki Muhammad disambut dengan penuh kegembiraan oleh kaum kafir Quraish dan kaum Munafikin Mekkah. Mereka girang bersorak sorai dengan mengatakan "Abtar .. abtar ...abtar " ..."Muhammad telah putus keturunnya ". "Semua anak laki-laki Muhammad mati semuanya tidak ada lagi yang akan melanjutkan kepemimpinan Muhammad". "Biarkan saja dia, sesungguhnya dia akan mati tanpa pelanjut dan berakhir urusannya ."

Duka Rasulullah menjadi sarana bagi kaum pembenci Risalah melakukan tipu daya kepada masyarakatnya. Tipu daya yang punya gaung dan pengaruh ditengah lingkungan Arab yang membanggakan anak banyak terutama anak laki-laki. Tikaman mereka menambah kesedihan dan menyakitkan hati Nabi yang mulia.

Untuk mengelus hati Rasullah yang tengah berduka, Allah turunkan surat Al Kautsar, sebuah surat pendek hanya 3 ayat  , isi surat penuh dengan kegembiraan dan kesejukan, menetapkan kabar tentang kebaikan yang abadi. Menurut Sayid Qutb dalam tafsir Fi-Zhilalil Qur'an, surat ini murni diturunkan untuk Rasulullah, Allah menghiburnya, menjanjikan kebaikan kepadanya, mengancam para musuhnya dengan pemutusan dan kesia-siaan, dan mengarahkannya agar bersyukur.  

Dalam salah satu riwayat, Rasulullah tersenyum ketika mendapatkan wahyu surat ini dan membuat sahabat-sahabatnya bertanya. Lalu Rasulullah bertanya ke sahabat-sahabatnya, " Tahukan kamu apa itu Al Kautsar?." Allah dan Rasulnya lebih mengetahui jawab sahabat. Lalu beliau melanjutkan,"Ia adalah sungai yang dijanjikan Tuhan kepadaku. Di sana terdapat banyak kebajikan.


Mari kita bahas ayat-ayatnya :
Ayat ke1 : "Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu ni'mat yang banyak."
Al Kautsat adalah bentukan dari kata al-katsrah, yang berarti banyak tak terbatas. Bermakna Allah telah memberikan kepada Muhammad nikmat yang sangat banyak dan melimpah , tidak terputus dan tidak terhalangi.
Al Kautsar diantaranya bermakna adalah  :
- Ni'mat kenabian
- Diturunkannya Al Qur'an
- Kontak langsung dengan Allah
- Shalawat untuk nabi hingga akhir zaman dari Malaikat dan pengikutnya
- Sungai di Surga yang diberikan Allah untuk Muhammad. 
Menghitung nikmat dari Allah justru merupakan bentuk anggapan bahwa nikmat-nikmat itu sedikit dan kecil.

Pada Ayat ke 2 " Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu dan berkorbanlah !."
Setelah Allah menghibur Rasulullah untuk lebih banyak bersyukur atas nikmat yang banyak dibandingkan dengan diambilnya semua anak laki-lakinya, Allah memerintahkan Nabi untuk mendirikan Shalat hanya karena Allah dan juga berkorban karena Allah. Keikhlasan dalam menjalankan ibadah menjadi point penting dalam perintah Allah tsb untuk memberantas kemusyrikan yang bercokol dalam hati nurani.

Selanjutnya pada ayat ke 3 " Sesungguhnya orang-orang  yang membenci kamu dialah yang terputus."
Ini adalah penegasan Allah bahwa Nabi saw bukanlah orang yang terputus hanya karena kehilangan anak-anak laki-lakinya tapi beliau adalah orang yang diberi banyak nikmat hingga akhir zaman. Namanya akan terus disebut oleh umat Islam . Dan menjadi nama yang paling banyak disebut setiap harinya oleh manusia di dunia. Disebut namanya dalam sholawat nabi di sholat lima waktu yang merupakan ibadah wajib umat Islam. Belum lagi dalam majelis-majelis ilmu dan majelis zikir  di seluruh dunia. Terbukti hingga kini dan seterusnya karena Allah lah yang menjaganya.

Ancaman Allah kepada pembenci Rasulullah terbukti mereka akan kalah pamor/sebutan , merekalah yang terputus dan tenggelam. Sedangkan sebutan nama baik Muhammad terus berkibar dan menjulang. Di zaman sekarang kita menyaksikan bukti kebenaran firman yang mulia ini dalam bentuk yang mengagumkan dan luas jangkauannya. Semakin Rasulullah diejek dan dicaci semakin banyak banyak manusia yang akan memuliakannya. Masya Allah.

Sesungguhkan keimanan, kebenaran dan kebaikan tak akan mungkin terputus. Cabang-cabangnya akan terus berkembang, akar-akarnya akan terus menghujam kedalam. Sedangkan kekafiran, kebatilan dan keburukan yang pasti akan terputus, sekalipun tampak berkembang, maju dan perkasa. Karena tolok ukur Allah berbeda dengan tolok ukur manusia. Dan manusia banyak tertipu dan terperdaya mengira tolok ukurnya yang benar.

Sesungguhnya dakwah kepada Alah, kebenaran dan kebaikan tak akan putus dan para mengembannya pun tak akan terputus. Bagaimana bisa terputus sedangkan ia tersambung dengan Allah Yang Mahahidup, Mahakekal, Mahaabadi.

Himah dari kajian surat Al kautsar :
1. Saat kita bersedih akan kehilangan sesuatu, ingatlah akan pemberian-pemberian nikmat lainnya yang masih kita rasakan saat ini. 
2. Jangan sampai kehilangan satu hal menyebabkan kita melupakan pemberian nikmat yang lain, intinya harus bersyukur. 
3. Syukur atas nikmat Allah diwujudkan dengan beribadah kepada Allah bukan hanya mengucapkan Alhamdulillah tapi dengan melakukan shalat yang ikhlas karena Allah dan juga berkorban. Cek terus niat ibadah kita, bila melenceng segera luruskan kembali.
4. Allah tak akan ingin saat kita sedih dengan waktu kesedihan yang terlalu lama apalagi bila kesedihan bakal berbuah kekecewaan terhadap Allah dan kehidupan. Bangunlah ! Lihat sisi lain dari kehidupanmu, bisa jadi kita kehilangan satu hal tapi kita masih memiliki banyak hal lain yang patut kita syukuri. 
5. Allah ingin membalikkan budaya masyarakat jahiliyah kepercayaan bahwa nasab akan terputus jika tidak memiliki anak laki-laki. Dari anak perempuan Rasulullah yang bernama Fatimah, lahir cucu Rasulullah bernama Hasan dan Husain. Darinya memberikan Rasulullah banyak keturunan yang nasabnya terjaga hingga kini. 
6. Jangan heran jika ada manusia-manusia keji penghujat Rasulullah. Pembenci Rasulullah Muhammad akan terus ada sejak dahulu, kini dan akhir zaman. Dan Allah akan membuatnya terputus.
7. Allah dengan kuasanya akan terus menjaga Risalah dan kemuliaan Nabi Muhammad saw. 
8. Semakin Rasulullah dibenci, dicaci semakin banyak manusia yang membela dan memuliakannya. 
9. Muhammad Rasulullah menjadi 'NAMA' yang paling banyak disebut oleh manusai setiap harinya. 

Referensi : Tafsir Fi-Zhilalil Qur'an, Sayyid Quthb. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Muhammad Rasulullah, Nama yang Paling Sering Disebut di Bumi "

Posting Komentar